Tampilkan postingan dengan label Burung di Ranca Upas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung di Ranca Upas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Juni 2021

CATATAN PENGAMATAN JENIS BURUNG DI AREAL LAHAN BUDIDAYA DAN PUSAT AKTIVITAS MANUSIA DI RANCA UPAS, JAWA BARAT

 Oleh Fachry Nur Mallo

Gambar 1.  Megalurus palustris, umum dijumpai disetiap pengamatan di areal terbuka, termasuk                             pusat aktvitas manusia di Ranca Upas

Pendahuluan

Kawasan Ranca Upas lebih dikenal sebagai Wana Wisata luas wilayah 72,78 Ha. Di sekitar kawasan ini memiliki areal hutan primer dan sekunder, dan areal rawa yang cukup luas disekitarnya.  Kawasan yang terletak pada ketinggian 1700 – 1800 m ini berlokasi pada pengelolaan RPH Cimanggu BKPH, yang dibawahi Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten. Ranca Upas merupakan lokasi camping ground yang dikenal sebagai salah satu tempat rekreasi alam terbuka dengan fasilitas yang cukup lengkap dan memiliki tempat penangkaran rusa.

Selasa, 29 Mei 2018

BURUNG-BURUNG DATARAN TINGGI JAWA BARAT: CATATAN DI RANCA UPAS


Oleh: Fachry Nur Mallo
Gambar 1. Foto Nisaetus bartelsi.  saya menjumpainya pertamakali saat mendapatkan foto ini
Pada April hingga Nopember angin timur yang bersifat kering berasal dari udara zona bertekanan tinggi di padang gurun Australia bergerak menyapu daerah disekitarnya; termasuk Nusa  Tenggara, selatan Sulawesi, Jawa hingga Sumatera bagian selatan. Dampaknya, mempengaruhi vegetasi yang bersifat kering pada daerah yang di laluinya. Jika kita melakukan perjalanan dari Timor hingga Jawa, jejak-jejak dampak  kekeringan tersebut dapat kita saksikan. Timor dan pulau-pulau di timur Nusa Tenggara merasakan dampak yang paling parah, sehingga vegetasi terbentuk di kawasan tersebut berupa hutan-hutan monsoon bersifat tandus dan kering. Semakin ke barat kondisi vegetasi  perlahan-lahan berubah semakin subur, masing-masing melewati barat Nusa Tenggara, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah dan  Jawa Barat. Sehingga diantara daerah tersebut, Jawa Barat yang paling subur vegetasinya, karena hanya merasakan sedikit dampak kekeringan tersebut.