Sabtu, 10 Maret 2018

PENGAMATAN JALAK MAWAR (Pastor roseus) DI BANDUNG JAWA BARAT

(Observation Rosy Starling  (Pastor roseus) in Bandung, West Java)
Foto 1.  Jalak Mawar teramati di Taman Maluku, Bandung
Jalak Mawar (Pastor roseus) hidup alami di stepa selatan Ukraina, hingga menyebar  ke tengah dan timur Kazakhstan, barat Altai dan barat Mongolia, selatan hingga timur Turki, utara Iran, Afganistan dan barat laut Cina, kadang-kadang tenggara Eropa Barat; Republik Ceko, Hungaria, Italia, mungkin berbiak di  Rumania, Bulgaria, Balkan,  juga kadang lebih jauh ke timur Rusia. Saat musim dingin sebagian besar populasinya bermigrasi ke India dan Sri Lanka (del Hoyo et al., 2016).

Kamis, 15 Februari 2018

BIOGEOGRAFI BURUNG-BURUNG DI KEPULAUAN BANGGAI-SULA, SULAWESI

(Biogeography of birds in Banggai-Sula Islands, Sulawesi)
Oleh: Fachry Nur Mallo
Gambar 1.  Corvus unicolor, spesies endemik Kepulauan Banggai-Sula
LATAR BELAKANG GEOLOGI
Satyana (2007) mengidentifikasi lima peristiwa benturan di Indonesia yang membentuk atau mempengaruhi sejarah tektonik Indonesia sepanjang Kenozoikum. Salah satunya adalah terjadi dari 11-5 Ma (Miosen akhir-Pliosen paling awal) ketika mikro-kontinen Buton-Tukang Besi dan Banggai-Sula membentur ofiolit Sulawesi Timur. Terjadinya benturan mikro-kontinen Buton-Tukang Besi dan Banggai-Sula ofiolit Sulawesi Timur, ketika mikro-kontinen ini terlepas dari Kepala Burung Papua dan bergerak ke barat oleh Sesar Sorong. Benturan ini telah membentuk jalur lipatan dan sesar Buton di selatan Sulawesi Timur dan Jalur Batui di daerah benturan Banggai dan Sulawesi Timur. Kedua benturan ini telah diikuti tectonic escapes pasca benturan dalam bentuk-bentuk  rotasi lengan-lengan Sulawesi, pembentukan sesar-sesar mendatar besar Palu-Koro, Kolaka, Lawanopo, Hamilton, Matano, dan Balantak, dan pembukaan Teluk Bone. Gerak sesar-sesar mendatar ini di beberapa tempat telah membuka cekungan-cekungan koyakan (pull-apart basin) akibat mekanisme trans-tensional seperti danau-danau Poso, Matano, Towuti juga Depresi Palu.

Jumat, 02 Februari 2018

PENGAMATAN BURUNG DI MUARA TAWAR, BEKASI, JAWA BARAT

(Birdwatching in Muara Tawar, Bekasi, West Java)
Foto 1 Ribuan Plegadis falcinellus terbang membentuk kelompok besar
Akhir September 2014 Bang Golkariadi menceriterakan kepada saya adanya sebuah tempat diperbatasan antara Bekasi dan Jakarta, banyak dijumpai burung air, namanya Muara Tawar. Nama ini masih terasa asing bagi saya sebagai lokasi habitat burung. Dugaan saya Bang Golkariadi telah menemukan lokasi baru habitat burung air.  Mungkin tempatnya terpencil sehingga luput dari jangkauan pengamat burung.  Karena alasan ini menyebabkan saya tertarik saat Bang Golkariadi mengajak ke tempat tersebut. Ditambah lagi dia berceritera dengan penuh semangat tentang melimpahnya burung air di tempat itu.

Senin, 22 Januari 2018

PENGAMATAN TIKUSAN KERDIL (Zapornia pusilla) DAN MANDAR BONTOD (Gallicrex cinerea) DI PERSAWAHAN RANCA EKEK, JAWA BARAT

(Observation Baillon’s Crake (Zapornia pusilla) and Watercock (Gallicrex cinerea) in the rice field Ranca Ekek, Bandung, West Java)
Foto 1. Tikusan kerdil melakukan aktifitas di persawahan Ranca Ekek (@Fachry NM.)
Selama melakukan pengamatan burung di Jawa, salah satu obsesi saya ingin menjumpai Mandar Bontod, mengingat burung ini sangat sulit dijumpai saat ini. Padahal beberapa tahun silam masih sering dijumpai, walaupun tidak umum.
Petualangan pencarian ini sudah saya lakukan di beberapa tempat di pesisir pantai utara Jawa. Saya memilih kawasan tersebut karena saya mendapat informasi saat musim migran burung dari utara khatulistiwa, Mandar Bontod banyak dijumpai di kawasan tersebut. Tetapi kenyataannya saya tidak pernah menjumpainya selama mengunjungi beberapa tempat di kawasan tersebut.  Pencarian burung ini juga saya lakukan dibeberapa rawa dan lahan persawahan lain di Jawa Barat, juga tidak menjumpainya.

Kamis, 04 Januari 2018

PENGAMATAN BERKIK KEMBANG BESAR (Rostratula benghalensis) DI PERSAWAHAN DESA PINEDAPA POSO SULAWESI TENGAH

(OBSERVATION GREATER PAINTED SNIPE (Rostratula benghalensis) IN THE RICE FIELD OF PINEDAPA VILLAGE, POSO, CENTRAL SULAWESI)
Foto : kondisi persawahan Desa Pinedapa pada masa dibajak. Kondisi seperti ini jika diselingi    
           vegetasi kadang dijumpai Berkik-Kembang Besar
Pagi, 29 Juli 2010 pagi saat saya sibuk memotret sepasang Anas superciliosa dan satu individu Galinulla chloropus di lahan persawahan yang masih ditumbuhi herba Cyperus rotundus Desa Pinedapa (dekat Kasiguncu, Poso), tiba-tiba dikagetkan sepasang burung rawa terbang pendek, menghindari saya. Awalnya saya mengira Galliralus philippensis, yang umum dijumpai di persawahan ini. Tetapi setelah meneropong, saya kaget karena ternyata burung tersebut sepasang Berkik-kembang Besar Rostratula benghalensis, yang selama ini sudah lama saya cari, setelah diketahui jenis ini juga terdapat di Sulawesi.